Peran Strategis Perempuan Kelompok Jumantik dalam Implementasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Desa Bulu, Kecamatan Sambit, Ponorogo

Authors

  • Siti Musarofah Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin (IAIRM), Ngabar, Ponorogo

Keywords:

Jumantik, chikungunya, pemberdayaan masyarakat, Pemberantasan sarang nyamuk, nilai lokal

Abstract

Penyakit berbasis vektor seperti chikungunya dan Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya di daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis perempuan dalam Kelompok Jumantik swadaya dalam implementasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Desa Bulu, Ponorogo, yang mengalami lonjakan kasus chikungunya. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Asset-Based Community Development (ABCD), kegiatan pengabdian melibatkan 15 ibu rumah tangga sebagai kader Jumantik dan 1.174 kepala keluarga. Intervensi mencakup pemantauan jentik berkala, edukasi 3M Plus, dan aksi gotong royong, yang diintegrasikan dengan nilai lokal (gotong royong) dan keagamaan (al-thaharah). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan Angka Bebas Jentik (ABJ) dari 65% menjadi 85%, partisipasi aktif 92% kepala keluarga, serta tidak ada kasus baru chikungunya pada dua bulan terakhir. Kolaborasi segitiga antara komunitas, akademisi, dan pemerintah desa terbukti efektif dalam menciptakan model PSN yang berkelanjutan. Studi ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan perempuan melalui Jumantik swadaya, dengan pendekatan berbasis nilai lokal dan kemitraan multipihak, merupakan strategi yang efektif dan dapat direplikasi untuk pengendalian penyakit vektor di daerah pedesaan.

Published

2026-04-20