Digitalisasi Usaha Kreatif Pesantren Melalui Program Inkubasi Bisnis BUMPes: Studi Kasus Pengembangan Café Pesantren Bakti Ummah Ponorogo, Jawa Timur

Authors

  • Zaki Suaidi
  • Makhrus Ali Sekolah Tinggi Agama Islam Ibnurusyd, Lampung

Keywords:

Pesantren Bakti Ummah, Inkubasi Bisnis, BUMPes, Café Pesantren, Digitalisasi Ekonomi Islam

Abstract

Program Inkubasi Bisnis Bumi Usaha Milik Pesantren (BUMPes) merupakan inisiatif strategis Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi pesantren melalui pelatihan manajerial, pendanaan produktif, dan digitalisasi usaha. Artikel ini menelaah proses transformasi unit usaha Café Pesantren Bakti Ummah Ponorogo, Jawa Timur, sebagai penerima program BUMPes tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal, mengandalkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi kegiatan, yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum program inkubasi, Café Pesantren Bakti Ummah menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan inovasi menu, lemahnya strategi pemasaran, fasilitas yang belum memadai, serta sistem transaksi manual yang tidak efisien. Setelah mendapatkan pendampingan BUMPes, terjadi transformasi signifikan dalam tiga dimensi utama. Pertama, pada aspek ekonomi, café berhasil menerapkan sistem pembayaran digital berbasis QRIS dan e-money, memperluas segmentasi pasar, serta meningkatkan omzet penjualan. Kedua, pada aspek sosial, keterlibatan santri dalam operasional menciptakan budaya kerja kolaboratif dan meningkatkan kemampuan kewirausahaan berbasis nilai-nilai pesantren. Ketiga, pada aspek spiritual, nilai-nilai amanah, ikhlas, dan tanggung jawab diinternalisasikan sebagai etos kerja, memperkuat moralitas bisnis dan identitas keislaman dalam praktik ekonomi kreatif. Transformasi ini menjadikan Café Pesantren Bakti Ummah sebagai model representatif ekonomi pesantren yang mampu beradaptasi dengan era digital tanpa kehilangan spiritualitas dan identitas keislaman. Digitalisasi usaha melalui program inkubasi BUMPes terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan ekonomi Islam modern yang berkelanjutan. Keberhasilan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat dalam membangun ekosistem kewirausahaan santri yang inovatif, religius, dan berdaya saing global.

Published

2025-10-31