Meningkatkan Rehabilitasi Narapidana Melalui Pendidikan Karakter Dan Intervensi Kesehatan Mental
Keywords:
pendidikan karakter, kesehatan mental, rehabilitasi narapidana, intervensi psikologis, Rutan PacitanAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas rehabilitasi narapidana melalui penerapan pendidikan karakter dan intervensi kesehatan mental di Rutan Kelas IIB Pacitan. Permasalahan utama yang dihadapi narapidana meliputi lemahnya kontrol diri, stres akibat tekanan psikologis, serta rendahnya motivasi untuk berubah. Program dilaksanakan melalui empat tahapan utama: asesmen kebutuhan, pembinaan karakter, intervensi kesehatan mental berbasis Cognitive Behavioral Group Therapy (CBGT), dan evaluasi hasil. Metode kegiatan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi, refleksi diri, serta konseling kelompok yang berorientasi pada pembentukan nilai-nilai karakter Islami seperti disiplin, tanggung jawab, dan religiusitas. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan motivasi, kedisiplinan, dan pengendalian emosi narapidana, serta penurunan tingkat stres dan kecemasan yang teridentifikasi selama asesmen awal. Selain itu, suasana sosial di dalam rutan menjadi lebih tertib, harmonis, dan humanis berkat komunikasi yang lebih terbuka antara petugas dan warga binaan. Program ini membuktikan bahwa integrasi antara pembinaan karakter dan intervensi kesehatan mental dapat menjadi model rehabilitasi yang transformatif dan manusiawi, serta berpotensi diadaptasi oleh lembaga pemasyarakatan lainnya di Indonesia.


